Minggu, 05 Februari 2017



SEJARAH KAWASAKI MOTOR DI INDONESIA


Di Indonesia, Kawasaki memulai kiprahnya lewat distributor PT. Bintang Terang. Nama distributor inilah yang kemudian dijadikan nama produk Kawasaki saat itu, yaitu Binter.

Binter KZ200
Lebih dikenal dengan nama Binter Merzy. Bermesin 200cc 4 tak dan silinder tunggal. Motor ini beredar tahun 1980-1984. Binter Mercy terakhir yang diproduksi bernama Merzy Cobra.



Binter Joy
Jenis motor bebek 4 tak, dengan 1 silinder kapasitas 100 cc.



Binter KE 125
Jenis motor semi-trail berbekal mesin 125 cc, 2 tak.



Binter AR125
Motor sport touring bermesin 2 tak, 1 silinder, 125 cc dan monoshock.



Binter GTO
Motor ini sekelas Suzuki A100 dan Yamaha RX100 pada jamannya berbekal mesin 2 tak 100 cc. 


Kemudian antara tahun 1984 dan 1985 PT. Bintang Terang mengakhiri kiprahnya di Indonesia. Menurut rumor yang beredar pada saat itu Kawasaki Jepang menutup usaha "Binter" nya di Indonesia karena sebuah kasus pemilik PT. Bintang Terang, yaitu Eddy Tanzil yang buron ke luar negeri.


SEJARAH PT. KAWASAKI MOTOR INDONESIA 


Kawasaki memulai lagi kiprahnya di Indonesia pada tahun 1996 dengan bendera PT. Kawasaki Motor Indonesia, dengan mengeluarkan seri motor sport dan bebek, hingga motor dual purpose.

NINJA SERIES


Tahun 1996
KMI merilis motor sport bermesin 2 tak, silinder tunggal, 150 cc dengan nama Ninja 150. Kode produksi KR150C dengan kode mesin 1855.



Tahun 1997
Kawasaki Ninja 150 berubah nama menjadi Ninja 150R dengan kode produksi KR150J dengan kode mesin 1855.



Tahun 2002
Varian Ninja di Indonesia bertambah dengan masuknya Ninja 150RR. Diimpor built up dari Thailand dengan kode produksi KR 150K dengan teknologi KIPS dan menggunakan fairing. Kode mesin 1878.



Tahun 2006
Keluar Ninja 150R dan Ninja 150RR yang baru dengan teknologi Super KIPS, HSAS dan catalytic converter. Kode mesin menjadi 1855.



Tahun 2008
Ninja 4 tak dirilis di Indonesia. Berbekal mesin 250 cc, 4 tak, 2 silinder dan 2 karburator.




SEJARAH KAWASAKI


Pada tahun 1878, Shozo Kawasaki mendirikan perusahaan di Tokyo. Perusahaan ini bergerak dalam bidang pembangunan kapal. Di tahun 1881, Kawasaki Hyogo Shipyard berdiri di Hyogo dan di tahun 1896 merger dengan Tsukigi Shipyard dan membentuk Kawasaki Shipyard Corp. Sampai dengan Perang Dunia II, Kawasaki juga memproduksi pesawat, lokomotif, misil, kapal selam dan supertanker. Setelah perang Dunia II, pihak Sekutu memisahkan divisi pembuat baja Kawasaki dan menjadi Kawasaki Steel Corporation.
 Shozo Kawasaki


Sekilas sejarah motor Kawasaki:

Tahun 1949
Kawasaki memutuskan untuk terjun ke industri motor dengan memproduksi mesin motor bekerja sama dengan BMW Jerman yang sebelumnya bekerja sama juga dalam memproduksi pesawat terbang. Para insinyur dan teknisi pesawat terbang mulai membangun KE (Kawasaki Engine) pada 1949. Tahun 1952 desain mesin KE-1 selesai dibuat dan diproduksi massal mulai tahun 1953. Mesin berpendingin udara, 148cc, OHV, 4 tak ini memiliki power maksimal sebesar 4 PS pada 4,000 rpm.

Kawasaki Engine -1

Tahun 1954
Kawasaki memproduksi sepeda motor utuh dengan nama Meihatsu 125 Deluxe dengan mengusung mesin KB-5. Motor ini mampu melaju 81.5 kpj, rekor baru di kelasnya saat itu. Dalam tes yang lain, mesinnya mampu melaju lebih dari 50,000 km tanpa henti dan tidak mengalami kerusakan.

 Kawasaki Meihatsu 125 Deluxe

Tahun 1960
Kawasaki mengambil alih pabrik motor Meguro, salah satu pabrikan motor Jepang pada waktu itu. Meguro merupakan satu-satunya pabrikan Jepang yang membuat motor 500cc 4 tak (waktu itu). Meguro bahkan lebih senior daripada Honda, Yamaha dan Suzuki. Pada 1962, namanya diubah menjadi Kawasaki Motorcycles.

Tahun 1961
Kawasaki Motorcycles memproduksi motor utuh pertamanya, sejak mengakuisisi Meguro, dengan nama B8 bermesin 125 cc 2 tak.

Kawasaki B8

Tahun 1962
Kawasaki merilis motor-motor 2 taknya yang memiliki kapasitas mesin 50-250 cc dengan nama Samurai.

 Kawasaki Samurai A1 250cc

Tahun 1966
Kawasaki memproduksi motor W1 650. Ini motor Jepang pertama yang memiliki cc besar. Mengandalkan mesin 647cc, 4 tak, 2 silinder paralel, berpendingin udara, dengan power maksimum 47 dk pada 6.500 RPM. Motor ini diadaptasi dari British Bike BSA A7.

Seri W1 650

Motor ini dikembangkan tahun 1967 menjadi W1SS dengan perubahan pada exhaust muffler. Motor W1 ini terus dikembangkan menjadi W2SS dengan double karburator. Pada 1973 lahir W3 dengan dual disc front brake. Produksi W series ini discontinue pada 1974.

Seri W3 650

Tahun 1969
Kawasaki juga mengembangkan H1 dengan mesin 500 cc, 3 silinder, 2 tak. H1 juga dikenal dengan nama Mach III. H1 merupakan motor produksi massal yang terkencang untuk drag race ¼ mil. Dirilis juga H1R 500 cc untuk keperluan balap.

 Kawasaki H1R 500 cc

Pada saat yang sama, Kawasaki juga mengembangkan seri S1 bermesin 250 cc dan S2 dengan mesin 350 cc.
Kawasaki S1 bermesin 250 cc


Tahun 1972
Kawasaki merilis motor cc besar yaitu H2 atau Mach IV bermesin 750 cc 2 tak.

Kawasaki Mach IV 750 cc

Tahun 1973
Kawasaki memproduksi motor 4 tak pertamanya sesudah W series dengan merilis Z1 903 cc dengan DOHC. Motor ini yang di kemudian hari menjadi cikal bakal Kawasaki Z-1000.


kawasaki Z1 903 cc 

Tahun 1974
Kawasaki mulai memproduksi motor dengan cc yg lebih kecil. Waktu itu ada A1 Samurai bermesin 250 cc dan A7 Avenger 350 cc. Produk-produk ini cukup sukses di pasaran dibandingkan W series.

Kawasaki  A7 Avenger 350 cc

Tahun 1978
Motor Kawasaki dengan big-bore diperkenalkan, yaitu KZ-1300 berpendingin air, 6 silinder dan berpenggerak gardan. Tipe KZ-1300 kemudian dikembangkan dengan digital fuel injection dan dengan versi full touring fairing dan diberi nama Voyager. Dipasarkan dengan moto "a car without doors".


Kawasaki KZ-1300

Tahun 1983
Motor berpendingin air 4 silinder, DOHC, 16 valves, 908 cc dengan nama GPZ900R Ninja diperkenalkan di Laguna Seca. Catat: inilah motor pertama Kawasaki yang diberi nama NINJA. Tahun 1984, namanya tercatat di buku rekor sebagai motor terkencang (waktu itu). Kelak motor ini akan digantikan oleh Kawasaki ZZ-R1100.


Kawasaki ZZ-R1100


Tahun 1989
ZXR yang pertama lahir dengan mesin 750 cc dan 400 cc.

KAWASAKI ZXR750


Kawasaki Z650 

Moge Naked, Gesit dan Enteng





Baru baru ini, Kawasaki meluncurkan motor baru lagi kali ini sebuah motor naked berkapasitas 650 cc, Kawasaki Z650. Dengan power mesin yang mudah dikontrol, Kawasaki mengklaim motor ini semakin gesit dengan akselerasi yang responsif.




Motor bisa enak dikendarai untuk harian baik oleh pengguna baru maupun yang sudah berpengalaman. Dibanderol dengan harga Rp 159,9 juta di wilayah Jabodetabekser ini juga memiliki sasis ringan yang mudah diajak bermanuver.




Dalam siaran pers Kawasaki disebutkan, tipe Z650 dilengkapi dengan transmisi manual 6 percepatan dengan slipper clutch. Slipper clutch adalah teknologi yang diaplikasi dari ajang balap yang mampu membuat roda belakang tetap menapak di jalan saat dilakukan penurunan gear mendadak untuk menghindari gejala roda melompat atau tergelincir. Untuk mengoptimalkan performa harian, sektor putaran mesin bawah-menengah menjadi perhatian. Ketika membuka gas, pengendara akan merasakan karakter mesin yang powerful dan merata, mudah dikontrol. Hal ini berdampak pula pada konsumsi bahan bakar yang lebih ekonomis.



Didesain menggunakan teknology analisis in-house Kawasaki, rangka trellis dan swingarm yang ringan menjadi kunci dari gesitnya handling Z650. Berkat sasis yang ringan, Kawasaki bisa mengurangi bobot menjadi 187 Kg.  




Tinggi jok yang rendah serta distribusi berat yang seimbang menambah kontribusi mudah bermanuver, bahkan mudah pula saat akan diparkir menggunakan kaki.Tidak sampai disitu, stang bergaya flat yang lebar dan posisi berkendara sporty yang santai, membuat pengendara mendapatkan seluruh potensi berkendara dari Z650. 

(Zee)